10 Marketing Automation Tools Terbaik di Era AI
durasi baca : 2 menit
Di era AI seperti sekarang, marketing nggak lagi soal kerja manual yang ribet dan makan waktu. Semua serba cepat, otomatis, dan berbasis data. Nah, di sinilah peran marketing automation tools jadi makin penting untuk bantu bisnis kamu tetap kompetitif.
Menariknya, sekarang sudah banyak banget pilihan tools yang bisa kamu gunakan. Di artikel ini, kita bakal bahas 10 marketing automation tools terbaik di era AI, lengkap dengan keunggulan, cara kerja, dan cara penggunaannya. Yuk, simak sampai habis!
Apa Itu Marketing Automation Tools?
Marketing automation tools adalah software yang membantu kamu mengotomatiskan berbagai aktivitas marketing. Jadi, tugas-tugas yang biasanya dilakukan manual bisa berjalan otomatis—mulai dari kirim email, follow up customer, sampai mengatur campaign marketing di berbagai channel.
Dengan tools ini, kamu bisa membuat sistem yang bekerja sendiri. Misalnya, ketika ada orang daftar di website kamu, mereka langsung dapat email welcome. Atau saat ada calon customer yang tertarik, sistem bisa otomatis follow up tanpa kamu harus ingat satu per satu.
Nggak cuma itu, marketing automation tools juga biasanya dilengkapi dengan fitur analisis, jadi kamu bisa melihat performa campaign dengan lebih jelas. Hasilnya? Marketing jadi lebih efisien, lebih terukur, dan tentunya lebih efektif untuk meningkatkan konversi.
Rekomendasi Marketing Automation Tools
Sebelum masuk ke rekomendasinya, kebayang nggak sih kalau semua aktivitas marketing kamu bisa jalan otomatis tanpa harus bolak-balik pindah aplikasi? Nah, di sinilah marketing automation tools jadi senjata rahasia buat bikin kerjaan lebih cepat, rapi, dan scalable. Yuk, kita bahas beberapa tools yang bisa kamu pertimbangkan:
1. Zapier
Zapier itu ibarat jembatan penghubung antar tools marketing yang kamu pakai. Jadi cara kerjanya, dia menghubungkan ribuan aplikasi (CRM, email, ads, dan lainnya) lalu bikin workflow otomatis.
Keunggulannya ada di fleksibilitas dan integrasi 8.000+ aplikasi, plus sudah bisa dipadukan dengan AI buat bikin konten, analisis data, sampai klasifikasi leads otomatis. Cara pasangnya cukup daftar, pilih trigger (misalnya form masuk), lalu tentukan action (misalnya kirim email), semuanya pakai drag-and-drop tanpa coding.
2. Brevo
Brevo cocok buat kamu yang cari tools all-in-one tapi tetap simpel. Cara kerjanya, kamu bisa bikin automation untuk email, SMS, dan WhatsApp dalam satu dashboard—misalnya kirim promo otomatis setelah user daftar.
Keunggulannya ada di fitur lengkap bahkan di versi gratis, plus ada CRM dan meeting scheduler juga. Cara pasangnya cukup daftar, import kontak, lalu buat workflow pakai builder dan pilih kondisinya (delay, A/B test) dengan action yang diinginkan.
3. HubSpot Marketing Hub
Kalau mau yang powerful dan profesional, HubSpot adalah pilihan top. Cara kerjanya, semua aktivitas marketing (email, ads, CRM, dll) terintegrasi jadi satu ekosistem, jadi kamu bisa otomatisasi perjalanan customer dari awal sampai closing.
Keunggulannya ada di fitur lengkap, analytics mendalam, dan AI untuk bantu bikin konten serta analisis data.
Cara pasangnya tinggal buat akun, hubungkan CRM, lalu buat workflow automation dari dashboard.
4. Omnisend
Omnisend ini favorit buat bisnis eCommerce. Cara kerjanya fokus ke customer journey—misalnya kirim email abandoned cart, notifikasi promo, atau SMS follow-up otomatis.
Keunggulannya ada di template siap pakai, AI untuk personalisasi, dan fitur lengkap bahkan di versi gratis. Cara pasangnya cukup integrasi dengan toko online kamu, lalu pilih workflow template atau buat sendiri dengan drag-and-drop.
5. WhatsApp Rotator
WhatsApp Rotator dari Whello berguna banget buat bisnis yang pakai banyak nomor WhatsApp.
Cara kerjanya, setiap ada customer masuk, sistem akan otomatis membagi chat ke beberapa nomor CS secara merata—jadi nggak numpuk di satu admin saja. Keunggulannya adalah mempercepat respon, menghindari overload, dan meningkatkan peluang closing.
Cara pasangnya biasanya cukup dengan menanamkan script di website atau landing page, lalu menghubungkan nomor WhatsApp yang ingin digunakan.
Untuk rekomendasimu, whatsapp rotator dari Whello adalah solusi yang paling efektif. Dengan mengenal whatsapp rotator, kamu akan memahami bagaimana sistem ini membagi chat masuk secara otomatis ke beberapa admin, sehingga tidak ada lagi chat yang terlewat dan respon bisa jauh lebih cepat.
6. WhatsApp Conversion Tracking
Tool ini membantu kamu melacak performa WhatsApp sebagai channel marketing. Cara kerjanya, setiap klik atau chat dari WhatsApp akan direkam sebagai data conversion, jadi kamu tahu campaign mana yang paling efektif.
Keunggulannya ada di tracking yang lebih akurat, bisa dihubungkan ke iklan (seperti Meta Ads/Google Ads), dan bantu optimasi strategi marketing.
Cara pasangnya cukup install tracking script atau integrasi dengan platform iklan yang kamu gunakan. Salah satu Whatsapp Conversion tracking yang bisa kamu coba adalah whatsapp conversion tracking dari Whello.
Dengan whatsapp conversion tracking kami, kamu bisa mengetahui secara jelas dari mana asal leads dan campaign mana yang benar-benar menghasilkan konversi, sehingga setiap keputusan marketing jadi lebih terarah dan berbasis data.
7. ActiveCampaign
ActiveCampaign cocok buat kamu yang butuh automation yang detail dan personal. Cara kerjanya, kamu bisa bikin workflow berdasarkan behavior user—misalnya email berbeda untuk user yang klik atau tidak klik.
Keunggulannya ada di library automation yang sangat banyak, AI untuk email dan prediksi waktu kirim, serta fitur CRM yang kuat. Cara pasangnya tinggal import kontak, pilih template automation, lalu edit sesuai kebutuhan bisnis kamu.
8. Klaviyo
Klaviyo terkenal dengan kemudahan drag-and-drop dan fokus ke personalisasi. Cara kerjanya mirip Omnisend, tapi lebih kuat di segmentasi dan data customer—jadi kamu bisa kirim campaign yang sangat relevan.
Keunggulannya ada di template berkualitas, integrasi eCommerce (seperti Shopify), dan workflow otomatis yang fleksibel. Cara pasangnya cukup integrasi dengan platform toko, lalu buat automation dari template yang tersedia.
9. Customer.io
Customer.io lebih cocok untuk bisnis yang butuh automation tingkat lanjut. Cara kerjanya, kamu bisa mengatur berbagai channel (email, SMS, push notification) dalam satu workflow kompleks.
Keunggulannya ada di fleksibilitas tinggi, bisa custom pakai coding kalau mau, dan A/B testing yang powerful. Cara pasangnya dengan menghubungkan data user (API atau import), lalu membuat automation workflow sesuai kebutuhan.
10. Ortto
Ortto fokus pada automation + analytics yang sangat detail. Cara kerjanya, kamu bisa melacak hampir semua aktivitas user lalu menggunakannya sebagai trigger automation—misalnya kirim email setelah user menyelesaikan trial.
Keunggulannya ada di reporting yang lengkap, visualisasi data yang menarik, dan AI untuk segmentasi serta optimasi campaign. Cara pasangnya cukup integrasi data customer, lalu buat journey automation dari dashboard yang user-friendly.
Saatnya Kerja Cerdas dengan Marketing Automation Tools!
Dengan bantuan tools yang tepat, kamu bisa menghemat waktu, meningkatkan efisiensi, dan yang paling penting—mengoptimalkan hasil dari setiap campaign yang kamu jalankan.
Jadi, kalau kamu ingin marketing yang lebih rapi, terukur, dan menghasilkan, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai pakai marketing automation tools. Nggak perlu ribet, yang penting mulai dulu! Karena di dunia digital, yang cepat dan efisien biasanya yang menang.
Tertarik untuk unggul secara digital? Yuk konsultasi terlebih dahulu dengan Whello!

Frequently Asked Questions
Ada WhatsApp Rotator dan WhatsApp Conversion Tracking dari Whello yang bisa membantu bisnis kecil lebih unggul dalam mengelola bisnis terutama melalui Whatsapp.
Suka Artikel Ini?
Cari Artikel
Layanan Whello
- Jasa Pembuatan Website
- Jasa SEO
- Google Ads
- Facebook Ads
- Instagram Ads
- Copywriting
- Jasa Pembuatan Aplikasi
Subscribe Newsletter Whello Gratis
Dapatkan promo eksklusif dan konten menarik langsung di emailmu.

Tentang Yuda Pramudyatama
Digital Marketing Consultant
Hai, perkenalkan namaku Yuda, Digital Marketing Consultant di Whello Indonesia. Yuk bareng-bareng belajar digital marketing lebih dalam!
















