High Converting Landing Page: Bikin Bisnis Cuan!
durasi baca : 11 menit
Di dunia digital marketing, punya website saja tidak cukup. Kamu juga perlu halaman khusus yang dirancang untuk mendorong pengunjung melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk, mengisi form, atau mendaftar layanan. Nah, di sinilah peran high converting landing page jadi sangat penting.
Banyak bisnis online menggunakan high converting landing page untuk meningkatkan penjualan, mendapatkan leads, atau memperkenalkan produk baru. Tapi sebenarnya apa itu high converting landing page dan seperti apa contohnya? Yuk kita bahas secara lengkap!
- 1. Landing Page dengan Video (Promo)
- 2. Landing Page dengan Pesan yang Sederhana
- 3. Landing Page yang Menyederhanakan Produk Kompleks
- 4. Landing Page dengan Konsistensi Pesan
- 5. Landing Page dengan Desain Sederhana
- 6. Landing Page Mobile-First
- 7. Landing Page dengan Headline yang Jelas
- 8. Landing Page dengan CTA yang Jelas
- 9. Landing Page Giveaway
- 10. Landing Page Edukatif
Apa Itu High Converting Landing Page?
High converting landing page adalah halaman landing page yang mampu menghasilkan tingkat konversi lebih tinggi dari rata-rata. Artinya, banyak pengunjung yang akhirnya melakukan tindakan yang diinginkan setelah membuka halaman tersebut, seperti membeli produk, mendaftar layanan, mengisi formulir, atau mengunduh sesuatu.
Biasanya, sebuah high converting landing page memiliki beberapa elemen penting yang membuat pengunjung tertarik untuk mengambil tindakan. Misalnya seperti headline yang menarik, penjelasan manfaat yang jelas, desain yang rapi, gambar yang relevan, serta testimoni pelanggan sebagai bukti kepercayaan.
Kombinasi elemen-elemen inilah yang membuat pengunjung lebih yakin dan terdorong untuk melakukan konversi.
Namun, perlu diingat bahwa tidak ada rumus pasti untuk membuat high converting landing page yang selalu berhasil. Kadang ada halaman yang terlihat sangat profesional tetapi konversinya rendah. Sebaliknya, ada juga landing page dengan desain sederhana yang justru mampu menghasilkan konversi tinggi.
Selain desain dan konten halaman, kualitas traffic juga sangat berpengaruh. Jika pengunjung datang dari iklan yang tidak tepat sasaran, kemungkinan konversinya akan lebih rendah. Sebaliknya, jika pengunjung memang sudah tertarik dengan produk atau layanan yang ditawarkan, peluang konversinya akan jauh lebih tinggi.
10 Contoh Tipe High Converting Landing Page
Ada banyak jenis high converting landing page yang digunakan dalam strategi digital marketing. Setiap jenis biasanya dibuat dengan tujuan yang berbeda, seperti meningkatkan penjualan, mendapatkan leads, atau mengajak pengunjung mencoba layanan. Berikut beberapa tipe landing page yang paling sering digunakan:
1. Landing Page dengan Video (Promo)
.png&w=3840&q=90)
Landing page yang menggunakan video biasanya memiliki tingkat engagement yang lebih tinggi. Video dapat membantu menjelaskan produk atau layanan dengan lebih cepat dan menarik dibandingkan hanya menggunakan teks.
Contohnya adalah landing page dari promo yang menampilkan video langsung di bagian atas halaman (hero section). Selain video utama, mereka juga menampilkan video demo produk dan contoh hasil video yang bisa digunakan oleh pengguna.
Strategi ini efektif karena pengunjung bisa langsung memahami manfaat layanan tanpa harus membaca banyak teks.
2. Landing Page dengan Pesan yang Sederhana

Terkadang, terlalu banyak informasi justru membuat pengunjung bingung. Landing page yang baik biasanya menyampaikan pesan dengan sederhana dan jelas.
Platform belajar online edX menggunakan strategi ini dengan menjelaskan inti manfaat kursus hanya dalam beberapa poin singkat.
Pengunjung langsung tahu apa yang akan mereka pelajari tanpa harus membaca penjelasan panjang. Pendekatan ini membuat landing page lebih fokus dan mudah dipahami.
3. Landing Page yang Menyederhanakan Produk Kompleks

Beberapa produk memang cukup rumit untuk dijelaskan, seperti asuransi atau layanan finansial. Landing page yang bagus akan mencoba menyederhanakan penjelasan produk tersebut agar lebih mudah dipahami oleh pengunjung.
Perusahaan asuransi Simply Business menggunakan pendekatan ini dengan menampilkan headline yang langsung menjawab kekhawatiran pelanggan, misalnya soal harga dan proses yang rumit.
Dengan bahasa yang sederhana dan langkah-langkah yang jelas, pengunjung jadi lebih percaya diri untuk mendaftar.
4. Landing Page dengan Konsistensi Pesan

Dalam digital marketing, ada istilah conversion scent, yaitu menjaga konsistensi pesan dari iklan hingga landing page. Platform manajemen media sosial Later menerapkan strategi ini dengan memastikan pesan di iklan, email, dan landing page semuanya selaras.
Jadi ketika pengunjung datang ke halaman tersebut, mereka langsung merasa familiar dengan penawaran yang diberikan. Hal ini membuat pengalaman pengguna terasa lebih natural dan meningkatkan peluang konversi.
5. Landing Page dengan Desain Sederhana

Tidak semua high converting landing page harus terlihat kompleks atau penuh animasi. Terkadang desain yang sederhana justru lebih efektif. Contohnya adalah landing page dari The Listings Lab yang fokus pada satu penawaran utama, yaitu panduan untuk agen properti.
Desainnya sederhana, tidak terlalu panjang, dan pengunjung langsung melihat manfaat yang ditawarkan. Dengan fokus pada satu tujuan, pengunjung lebih mudah mengambil keputusan.
6. Landing Page Mobile-First

Saat ini sebagian besar pengunjung website datang dari smartphone. Karena itu, banyak brand membuat landing page khusus yang dioptimalkan untuk mobile. Brand pakaian Twillory membuat pengalaman landing page yang berbeda antara desktop dan mobile.
Versi desktop menampilkan video dan animasi, sedangkan versi mobile dibuat lebih ringan agar halaman bisa dimuat lebih cepat. Strategi ini membantu meningkatkan konversi dari pengguna mobile.
7. Landing Page dengan Headline yang Jelas

Headline adalah hal pertama yang dilihat oleh pengunjung. Jika pesan tidak jelas dalam beberapa detik pertama, kemungkinan besar mereka akan langsung keluar dari halaman.
Perusahaan otomotif TyresOnTheDrive menggunakan headline yang sangat jelas: layanan pemasangan ban langsung ke rumah atau tempat kerja. Dengan pesan yang langsung ke inti, pengunjung langsung memahami manfaatnya.
Ditambah dengan testimoni pelanggan dan logo brand terkenal, kepercayaan pengguna pun meningkat.
8. Landing Page dengan CTA yang Jelas

Call-to-action atau CTA adalah bagian paling penting dari landing page. Pengunjung harus tahu apa yang harus mereka lakukan selanjutnya. Perusahaan finansial ooba menggunakan tombol CTA yang sangat jelas dan deskriptif.
Selain itu, form pendaftaran diletakkan di bagian atas halaman sehingga langsung terlihat oleh pengunjung. Dengan desain seperti ini, pengguna lebih mudah memahami langkah berikutnya.
9. Landing Page Giveaway

Salah satu cara paling efektif untuk mendapatkan leads adalah dengan memberikan hadiah atau giveaway.
Contohnya Ellen Tube menggunakan landing page yang sangat sederhana: hanya gambar produk, headline, dan form email untuk mengikuti undian.
Walaupun desainnya minimalis, strategi ini sangat efektif karena banyak orang tertarik dengan kesempatan mendapatkan produk gratis.
10. Landing Page Edukatif

Kadang-kadang pengunjung belum langsung siap untuk melakukan konversi. Dalam kasus seperti ini, landing page perlu memberikan informasi tambahan yang membantu mereka memahami produk atau layanan.
Perusahaan layanan klaim penerbangan ClaimCompass menggunakan pendekatan edukatif dengan menjelaskan bagaimana proses klaim bekerja dan apa saja manfaatnya. Setiap bagian halaman dibuat untuk mengarahkan pengunjung kembali ke tombol CTA.
Yuk Optimalkan High Converting Landing Page!
High converting landing page adalah halaman khusus yang dirancang untuk meningkatkan konversi pengunjung menjadi pelanggan. Dengan desain yang tepat, landing page bisa membantu bisnis mendapatkan lebih banyak leads, penjualan, dan pelanggan baru.
Kalau kamu ingin punya website yang tidak hanya terlihat keren tetapi juga bisa menghasilkan pelanggan, menggunakan jasa Pembuatan Website dari Whello bisa jadi pilihan yang tepat.
Tim Whello tidak hanya membuat tampilan website yang profesional, tetapi juga menerapkan berbagai tips membuat landing page yang efektif agar halaman website kamu mampu menarik perhatian pengunjung dan meningkatkan konversi.
Mulai dari desain yang user-friendly, struktur halaman yang jelas, hingga call-to-action yang kuat, semuanya dirancang untuk membantu bisnis kamu mendapatkan hasil maksimal dari website yang dimiliki. Jadi, kamu bisa fokus mengembangkan bisnis, sementara urusan website ditangani oleh ahlinya.

Frequently Asked Questions
High converting landing page adalah halaman web yang dirancang khusus untuk mendorong pengunjung melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk, mendaftar layanan, atau mengisi formulir, sehingga menghasilkan tingkat konversi yang tinggi.
Suka Artikel Ini?
Cari Artikel
Layanan Whello
- Jasa Pembuatan Website
- Jasa SEO
- Google Ads
- Facebook Ads
- Instagram Ads
- Copywriting
- Jasa Pembuatan Aplikasi
Subscribe Newsletter Whello Gratis
Dapatkan promo eksklusif dan konten menarik langsung di emailmu.

Tentang Elda Nandini Syagita
Front End Developer
Holaa! Saya Elda Nandini Syagita, biasa dipanggil Agit. Peran saya di Whello Indonesia sebagai Front End Developer.
















